Bimbingan Pribadi Sosial Untuk Self Efficacy dan Implikasinya Pada Bimbingan Konseling Sekolah Menengah Kejuruan

Atifah Hanum

Abstract


Adanya saling keterkaitan antara faktor pembawaan dan lingkungan, serta antar berbagai aspek perkembangan perlu menjadi khasanah pemahaman konselor dalam menghadapi sasaran layanannya sebagai dasar upaya diagnosis, prognosis, dan pemberian bantuan bagi siswa. Bimbingan pribadi-sosial merupakan salah satu pilihan layanan dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling untuk self-efficacy siswa dalam membantu menentukan dan mengembangkan dirinya secara optimal dan mandiri sesuai dengan kewajibannya sebagai makhluk Tuhan.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiankualitatif-kuantitatif. Tujuannya yaitu untuk mendiskripsikan pelakasanaan bimbingan pribadi-sosial siswa SMK Diponegoro,  Depok, Sleman, Yogyakarta dan mendiskripsikan bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan self-efficacy tinggi dan penguatan self-efficacy rendah pada siswa di SMK Diponegoro, Depok, Sleman, Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru bimbingan konseling, wali kelas, dan siswa kelas X PTSM. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, skala,dan dokumentasi.

Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial terdiri dari 4 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tindak lanjut. Bentuk pelaksanaan layanan bimbingan pribadi-sosial di SMK Diponegoro dengan metode tidak langsung meliputi bimbingan klasikal, kolaborasi dengan wali kelas, kunjungan rumah, IKMS, dan papan bimbingan. Adapun materi yang disampaikan meliputi motivasi, percaya diri, harga diri, penyesuaian diri, dan mengontrol emosi. Bentuk pelaksanaan dengan metode langsung meliputi bimbingan individual, bimbingan kelompok, dan konseling individu. Bimbingan pribadi-sosial untuk pengembangan dan penguatan self-efficacy siswa mendapatkan respon baik dengan nilai rata-rata 86,7.

 

Kata Kunci     : Bimbingan Pribadi-Sosial, Self-Efficacy


References


Alsa, Asmadi, Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif Serta Kombinasinya dalam Penelitian Psikologi, Depok: Pustaka Pelajar, 2014.

Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: UMM Press, 2009.

Azwar, S, “Efikasi Diri dan Prestasi Belajar Statistik Pada Mahasiswa”, Jurnal Psikologi (No. 1).

Basri, A. S. H., Fenomena Tawuran Antar Pelajar dan Intervensinya, Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam 2015, ejournal.uin-suka.ac.id 12 (1), 1-25 2015.

Prayitno dan Amti, E, Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2008.

Suseno, Miftahun Ni’mah, Pengaruh Pelatihan Komunikasi Interpersonal Terhadap Efikasi Diri Sebagai Pelatih Pada Mahasiswa, Jakarta Pusat: Ash-Shaff Yogyakarta, 2012.

Yusuf, S dan Nurihsan, A. J, Landasan Bimbingan dan Konseling, Bandung: PT Remajarosdakarya, 2010.

Walgito, B., Bimbingan dan Penyuluhan Di Sekolah. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, 1986.

Ahmadi, A., Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

Sukardi, D. K., Organisasi Administrasi di Sekolah, Surabaya: Usaha Nasional, 1993.

Syamsul, Y & Nurihsan, J, Teori Kepribadian, Bandung : PT Remaja RosdaKarya, 2008.

Komalasari, G, Teori Dan Teknik Konseling, Jakarta Barat: PT Indeks, 2011.

Kreitner, R & Kinicki, A, Organizational Behavior Second Edition, Boston: Von Hofman press, 1989.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.