Biblioterapi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Remaja di Taman Baca Masyarakat

Hairunnisa BR Sagala

Abstract


Melihat fenomena sekarang yang sangat mudah terkontaminasi dengan arus teknologi yang begitu pesat, membuat gejolak remaja menuju hal-hal yang negatif sehingga menimbulkan motivasi belajar kurang baik. Kebanyakan motivasi belajar dipengaruhi faktor ekstrinsik seperti lingkungan dan suasana di sekitarnya. maka dari itu perlu adanya berbagai upaya untuk mmemotivasi remaja sebagai masyarakat milenial yang kondisinya masih rentan dan harus banyak belajar. Salah satunya bisa melalui penelitian terkait, seperti artikel ini yang memang mengulas fenomena tersebut. Paling tidak menawarkan salah satu alternatif yakni biblioterapi dalam meningkatkan motivasi belajar remaja. Artikel ini mendeskripsikan hasil temuan di lapangan bahwa biblioterapi mampu meningkatkan motivasi belajar remaja, melalui tahapan  identifikasi, pemilihan, presentasi dan tindak lanjut. Setting dari pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi ini adalah salah satu Taman Bacaan Masyarakat di Yogykarta, yakni Cakruk Pintar Nologaten. Dengan melibatkan lima informan. Mulai dari Pembina dan remaja yang sering berinteraksi dengan TBM Cakruk Pintar.

 

Kata Kunci: Biblioterapi, Meningkatkan Motivasi Belajar

References


Aunurrahman, Belajar dan Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2010.

Basri, A. S. H., Peran Media Dalam Layanan Bimbingan Konseling Islam Di Sekolah, Jurnal Dakwah 2010, ejournal.uin-suka.ac.id

Basri, A. S. H., Prestasi Akademik Mahasiswa Ditinjau Dari Kemampuan Literasi Media, Jurnal Dakwah 2012, ejournal.uin-suka.ac.id

Emzir, Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data, Jakarta: Rajawali Press, 2010.

Fadhilah, S., Merubah Konsep Diri Negatif Remaja dengan Bibliotheraphy, Batusangkar: STAIN Batusangkar Press, 2011.

Favazza, A.R., Bibliotheraphy: A Critique Of The Literature, Journal Of The Medical Library Association, vol. 54 (2), April, 1966.

George, J., “Biblioterapi”, http://www.holisticoline.com, diakses tanggal 25 Maret 2017.

Hurlock , B.E., Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Jakarta: Erlangga, 1991.

Imania, E.E., “Bibliotheraphy as A Method of Meaningful Traetmeant (Biblioterapi sebagai Sebuah Metode Tindakan yang Bermakna), Jurnal UNY, Jilid 19 (Juli, 2007).

Irawan, S., Metode Penelitian Sosial, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2002.

Jake, L., Bibliotheraphy Application for Recreation Theraphy, http://www.recreationtheraphy.com/articles/bibliotheraphy. htm, diakses tanggal 24 Maret 2017.

Lilik, F., Keefektifan Biblioterapi dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas X-IPS 2 di MA Sunan Kalijogo Kranding Mojo Kediri Tahun Pelajaran 2013/2014, Kediri: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusantara PGRI Kediri, 2015.

Robbin, P. S., Perilaku Organisasi, Jakarta: Index, 2003.

Siswanto dan Maydiana, T., Efektivitas Bibliotherapy untuk Mengurangi Kecemasan pada Penderita Kanker, Journal of Vitaspheer, vol. 2, Agustus, 2012.

Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif, Bandung : Alfabeta, 2008.

Surbakti, Kenalilah Anak Remaja Anda, Jakarta: Elex Media Computindo, 2009.

Tatang, A.M., Menyusun Rencana Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000.

Uno, H.B., Teori Motivasi dan Pengukurannya, Jakarta : Bumi Aksara, 2008.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.